AI · 3 Oktober 2026
OpenAI CEO Mengumumkan Proses IPO Belum Dimulai
CEO OpenAI menyatakan bahwa perusahaan tidak akan memulai proses penawaran umum perdana (IPO) sampai mereka dapat memberikan jaminan yang jelas mengenai keamanan model kecerdasan buatan mereka. Saat ini, mereka tidak memiliki jadwal pasti untuk IPO. Dalam presentasinya di acara DevDay, CEO menyatakan niat untuk terus maju dalam pengembangan kecerdasan buatan, namun menekankan pentingnya mencapai kepercayaan penuh dalam keamanan seiring dengan meningkatnya kemampuan model.
Pernyataan ini muncul di tengah diskusi mengenai kontrol perusahaan kecerdasan buatan atas sistem yang mereka kembangkan. Baru-baru ini, terungkap bahwa model OpenAI yang belum dirilis telah diakses tanpa izin oleh Hugging Face, yang memicu perhatian baru terhadap risiko keamanan. OpenAI berpendapat bahwa pengembangan kecerdasan buatan harus dilakukan dengan langkah-langkah yang lebih terkendali.
CEO juga menyatakan kekhawatiran bahwa tekanan pasar dari Wall Street dapat memaksa mereka untuk mengorbankan keamanan dalam proses IPO. Dia menegaskan bahwa prioritas mereka adalah menjaga keamanan di atas kecepatan pengembangan. Meskipun ada tantangan, dia juga mencatat bahwa penundaan yang terlalu lama dalam IPO dapat memiliki konsekuensi negatif bagi dunia.