Keamanan · 17 September 2026
Kaspersky Peringatkan Ancaman Siber yang Menargetkan Wisatawan
Kaspersky telah merilis informasi keamanan digital yang disebut Wawasan Perjalanan Aman Kaspersky untuk memperingatkan para wisatawan tentang peningkatan ancaman siber selama musim liburan.
Dalam satu tahun terakhir, solusi keamanan dari Kaspersky mendeteksi sekitar 270.000 upaya serangan yang meniru merek perjalanan populer. Para penjahat siber memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap merek terkenal dan situasi mendesak saat orang mencari penawaran murah melalui berbagai platform, seperti layanan pemanggilan kendaraan, maskapai penerbangan, dan agen perjalanan daring. Mereka menggunakan halaman phishing, aplikasi palsu, dan tawaran diskon palsu untuk menjebak pengguna.
Analisis terhadap ancaman yang meniru merek transportasi utama dari kuartal kedua tahun 2025 hingga kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan adanya 262.663 deteksi. Serangan yang meniru Emirates mencakup 61 persen dari total tersebut, diikuti oleh Uber dengan 37 persen. Jenis ancaman yang paling dominan adalah Trojan yang mencakup 30,5 persen, sementara Trojan-Banker yang dirancang untuk mencuri informasi akun bank dan pembayaran mencapai 22,5 persen.
Kasus penipuan lain melibatkan peniruan maskapai penerbangan Ryanair, di mana korban dikirimi pesan mengenai kompensasi penerbangan untuk meminta informasi akun atau pembayaran biaya pemrosesan kecil. Selain itu, Kaspersky mendeteksi 5.414 serangan yang menyamar sebagai layanan perjalanan dan penginapan pada periode yang sama, dengan Trojan mendominasi sebesar 54,6 persen. Salah satu contohnya adalah pembuatan halaman pemesanan palsu Booking.com untuk mencuri informasi pribadi dan pembayaran.
Untuk mencegah kerugian, Kaspersky menyarankan pengguna untuk melakukan pemesanan langsung melalui situs web atau aplikasi resmi dan memverifikasi URL sebelum membayar. Pengguna juga diimbau untuk waspada terhadap tawaran yang terlalu menguntungkan, menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi multifaktor, menggunakan VPN saat terhubung ke Wi-Fi publik, serta menggunakan solusi keamanan.