Keamanan · 18 Oktober 2026
Juga diterbitkan dalam Nederlands, Русский, Deutsch, Português (Brasil), English, 日本語, 한국어, 中文
Akun Administrator Perusahaan Terancam Keamanan
Akun administrator yang memberikan akses tunggal ke semua aset digital seperti server dan sistem cadangan pada jaringan perusahaan, kini menjadi sasaran utama bagi penyerang siber. Penguasaan satu akun berwenang dapat membahayakan kontrol seluruh infrastruktur perusahaan; serangan phishing, akses yang tidak ditutup dari mantan karyawan, dan upaya jahat dari dalam menjadi risiko besar.
Belum lama ini, dalam sebuah kasus yang diumumkan oleh Kementerian Kehakiman AS, terungkap rencana seorang insinyur infrastruktur perusahaan yang menggunakan hak administrator untuk mengunci akses ke ratusan server dan ribuan komputer, kemudian meminta sekitar 750 ribu dolar dari perusahaan. Kasus ini menyoroti pentingnya keamanan internal perusahaan, di mana akun berwenang dapat membuat pertahanan tradisional menjadi tidak efektif.
Menurut Alev Akkoyunlu, Direktur Operasi Laykon Bilişim, distributor Bitdefender di Turki, banyak anggaran keamanan perusahaan dialokasikan untuk mencegah serangan eksternal. Akkoyunlu menekankan bahwa banyak mekanisme pertahanan standar tidak berfungsi untuk seseorang yang berhasil masuk dengan akun berwenang. Dia mencatat bahwa dalam banyak kasus terbaru, penyerang bahkan tidak perlu menggunakan perangkat lunak berbahaya.
Akkoyunlu mengingatkan bahwa tidak ada audit rutin terhadap hak akses selama bertahun-tahun dan kurangnya pemantauan terhadap aktivitas akun-akun ini merupakan kelemahan besar. Melindungi akun ini berarti menjaga kontinuitas bisnis secara langsung.