---
title: Pengembangan Emulator ZX Spectrum Menggunakan Teknologi AI
url: https://www.dataloco.com/id/pengembangan-emulator-zx-spectrum-menggunakan-teknologi-ai
published: 2026-09-23T08:40:59+00:00
language: id
section: Pengembang
source: https://habr.com/ru/articles/1084296/?utm_campaign=1084296&utm_source=habrahabr&utm_medium=rss
organizations: astra, claude, glm, qwen, sol, deepseek
publisher: Dataloco
---

# Pengembangan Emulator ZX Spectrum Menggunakan Teknologi AI

Sebuah proyek pengembangan emulator ZX Spectrum baru-baru ini telah menarik perhatian karena melibatkan beberapa model bahasa besar, termasuk Qwen, GLM, dan Sol. Pengembang proyek ini juga menggunakan teknologi dari Claude dan Astra untuk meningkatkan proses pengembangan.

Pengembang awalnya mengalami kesulitan dalam menciptakan emulator yang optimal. Setelah menyadari bahwa penggunaan bahasa pemrograman Go tidak cocok untuk proyek tersebut, ia memutuskan untuk menulis ulang emulator menggunakan C++. Proyek ini kemudian melibatkan kolaborasi dengan model AI untuk merancang arsitektur baru dari emulator tersebut, yang diharapkan dapat mengatasi masalah yang ada.

Beberapa model AI, termasuk Sol dan Deepseek, terlibat dalam peninjauan arsitektur yang telah dibuat. Setelah mendapatkan umpan balik, pengembang memberikan izin untuk memulai implementasi. Deepseek mengerjakan implementasi Z80 dan melakukan pengaturan pada bus, port, dan memori, sementara Sol membantu dengan bagian ULA dan keyboard. Hasilnya adalah emulator awal yang mampu menyimpan gambar dengan logo Sinclair Research Ltd.

Namun, pengembang menyadari bahwa masalah latensi masih ada dan memutuskan untuk menyelidiki lebih lanjut. Umpan balik dari berbagai model AI menunjukkan bahwa penggunaan pustaka Fyne untuk antarmuka depan tidak ideal, dan disarankan untuk beralih ke SDL3 sebagai solusi yang lebih baik. Setelah mengganti pustaka, pengembang merasakan kemajuan yang signifikan dalam pengembangan emulator.

Sebuah sistem virtualisasi yang lebih kompleks kemudian diciptakan, memungkinkan model AI untuk terhubung dan berkolaborasi dalam debugging dan pengembangan lebih lanjut. Meskipun ada tantangan dalam merealisasikan kontroler disk, pengembang menyediakan referensi kode dari emulator lain untuk membantu model AI memahami dan menyelesaikan tugas tersebut.

Akhirnya, proyek ini menunjukkan potensi kolaborasi antara manusia dan teknologi AI dalam menciptakan solusi perangkat lunak yang lebih baik, meskipun masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi dalam proses pengembangan.
